KEBOEN KOPI KARANGANJAR DI TRENGGALEK

Trenggalek, (21/10) Festival Kopi Trenggalek 2018 “Pestanya Pecinta Kopi” menjadi ajang semester yang dinaungi oleh Bank Indonesia. Peserta yang mengikuti tak hanya dari Trenggalek akan tetapi dari Malang, Jombang, Surabaya, Kediri, Tulungagung dan Blitar. Dari Blitar Keboen Kopi Karanganjar pun mengikuti acara festival tersebut.

Antrian Peserta untuk mencicipi kopi Blitar

Acara yang berlangsung selama dua hari dihari Sabtu dan Minggu tersebut menjadi acara mengesankan bagi perkebunan Kopi Karanganjar. Karena antusiasnya warga Trenggalek yang rela mengantri demi mencicipi kopi khas Karanganjar yang ditawarkan di festival tersebut.  Ada Berbagai macam kopi yang dijajakan yaitu kopi Robusta asli khas karanganjar, Kopi Arabika Ijen, Kopi Arabika Semeru. Ketiga kopi tersebut dijajakan dalam bentuk seduhan manual Brewing V60. Selain itu ada juga Kopi Tubruk khas Karanganjar yaitu Kopi Warak. Dan ada juga yang membeli kopi sebagai oleh-oleh, yaitu product kemasan bubuk atau Roasted Kopi Karanganjar.

Festival Kopi Trenggalek 2018 juga menjadi ajang perlombaan Booth peserta Festival. Dan Menjadi moment kebanggaan Keboen Kopi Karanganjar yang mendaptkan penghargaan dalam Kreasi Both Penjualan. Karena Desain Booth Keboen Kopi Karanganjar bertemakan Vintage bak warung – warung jaman dahulu. Hanya saja dibumbui lampu warna warni supaya menarik pengunjung.

Pada penutupan Festival, Booth dari Perkeboenan Kopi Karanganjar di kunjungi oleh Bapak Bupati Trenggalek yaitu Bapak Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc. “ Perkeboenan Kopi Karanganjar, memiliki ciri khas pada produksi kopinya, dan wanginya kopi dari perkeboenan kopi karanganjar sangat tajam dan khas”, kata beliau sembari mencium biji–biji kopi yang berada didalam wadah, “Perkebunan ini sangat menginspirasi, semoga dapat bertahan dan lebih maju”, lanjut belau yang kemudian memberikan semangat bagi pekerja yang menjaga stand. (nh)

Share this post:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IndonesiaEnglish