“JAMASAN PUSAKA” Prosesi Budaya di Wisata Keboen Kopi Karanganjar.

Hari ini (10/18), Wisata Keboen Kopi Karanganjar melakukan prosesi “Jamasan” yaitu prosesi pemandian barang-barang pusaka. Di Keboen kopi karanganjar sendiri yang dilakukan ritual Jamasan adalah Gong Mbah Gimbal dan Keris yang ada di Musium Wisata Keboen Kopi Karanganjar.

Tak hanya orang-orang yang menghadiri prosesi tersebut. Ada pula peserta dari warga sekitar Karanganjar, dari daerah kota Blitar, berbagai macam media serta ada pula warga negara asing yang mengikuti prosesi tersebut.

Doc : arak arakan Pusaka

Acara berlangsung dengan hikmat, dengan awal melakukan penjemputan Keris dan Gong Mbah Gimbal yang kemudian dilakukan arak – arakan keliling musium Keboen Kopi Karanganjar ( Musium Pusaka, Musium Mblitaran dan Musium Purnabhakti) menuju pendopo Bahama untuk di lakukan penyiraman.

Doc: Penyerahan keris pusaka

Berlangsungnya acara Jamasan Pusaka dipimpin oleh tetua adat serta pemilik dari pusaka Turut serta dalam membasuh keris dan Gong Mbah Gimbal.

“Tujuan dari acara ini merupakan Nguri uri budaya Jawa dan merawat pusaka leluhur”, kata Bapak Wima Brahmantya selaku pemilik sekaligus Direktur wisata Keboen Kopi Karanganjar. “ Jamasan merupakan tradisi lumrah di Jawa setiap bulan suro” lanjut beliau.

Dari  Prosesi ini diharapkan untuk mengingatkan kepada semua masyarakat pentingnya melestarikan tradisi dan merawat peninggalan leluhur, serta memperkenalkan pada khalayak bahawasanya di Keboen Kopi Karanganjar terdapat banyak pusaka dan menjadikan tradisi jamasan Pusaka ini sebagai daya tarik wisata budaya di Keboen Kopi Karanganjar.(nh)